Seleksi Kepala Sekolah TK - SD - SMP
Seleksi Kepala Sekolah TK - SD - SMP

Seleksi Kepala TK-SD-SMP Negeri 2016 Diuji LP2KS Yang Selektif dan Independent

Posted on

DISDIK-Semarang,Senin-Rabu (24-26/10) 2016 bertempat di SMK Negeri 7 pelaksanaan seleksi calon kepala sekolah dasar se Kota Semarang diselenggarakan. Pembukaan kegiatan seleksi calon Kepala TK-SD-SMP negeri dihadiri Ketua Dewan pendidikan Prof.Dr.Rasdi Ekosiswoyo,M.Sc., Kepala  Dinas Pendidikan Drs.Bunyamin,M.Pd, Ka.Bid.Ketenagaan BKD, Ka.Bid PTK Drs.HariWaluyo,MM, Kasi Tenaga Kependidikan Dra. MurtiningAdi,MM, TIM Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS), Kepala SMKN 7 Drs.Sudarmanto,M.Pd, Koordinator UPTD Pendidikan Kecamatan (Sulardi,S.Pd.,M.Pd) yang diikuti peserta seleksi Guru TK (8) peserta, SD (144) peserta, SMP (88) peserta dari sekolah negeri sebanyak 240 orang.

Seleksi peserta calon kepala sekolah diuji oleh TIM LP2KS pusat yang berkantorkan di Kabupaten Karanganyar. Hadirnya LP2KS ini dalam rangka mewujudkan pendidikan yang berkualitas yang selektif yang salah satunya untuk membentuk dan memeilih sosok kepemimpinan yang professional dan handal. Kompetensi kepala sekolah menjadi muara kebutuhan pokok dunia pendidikan selanjutnya. Harapannya keprofesionalisme dan manjemennya yang berkualitas tentunya akan mampu memotivasi kinerja para guru, menata tertib administrasi sekolah, dan meningkatkan kualitas, dengan mencetak peserta didik yang berkualitas, sekolah yang berkulitas sehingga eksistensi kepala sekolah lebih nampak dan mendorong terwujudnya tujuan pendidikan nasional.

Tahapan seleksi untuk mendapatkan calon kepala sekolah yang berkualitas seleksi tahpannya diantaranya yaitu seleksi administratife, seleksi akademik, seleksi wawancara dan diklat calon kepala sekolah. Seleksi administratif dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Semarang. Sedangkan seleksi wawancara, akademik dan diklat dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah “LP2KS” selaku instansi vertical yang diberi kewenangan untuk melakukan dua proses tersebut.

Kepala Bidang PTK Drs.Hari Waluyo,MM melaporkan, dalam kegiatannya seleksi Kepala sekolah bertujuan, yang pertama mengisi kebutuhan formasi Kepala TK-SD-SMP Negeri di Kota Semarang. Kedua, memperoleh calon Kepala Sekolah yang berkualitas dan professional yang memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial yang baik, dimana mampu mengelola dan mengembangkan sekolah secara optimal yang dipimpinnya. Bahwa daftar yang maju seleksi tentunya sudah diseleksi terlebih dahulu di tiap UPTD Pendidikan Kecamatan di wilayahnya bagi TK-SD selanjutnya di tingkat SMP sudah memenuhi administratif. Peserta yang mengikuti jumlah keseluruhan sebanyak 240 Guru.

Selanjutnya dalam kesempatannya Kepala Dinas Pendidikan Drs.Bunyamin,M.Pd, memberikan sambutan dan pembinaannya, beliau menandaskan ; bahwa kegiatan seleksi calon kepala sekolah diselenggarakan melalui dana APBD II Pemerintah Kota Semarang dengan kode rekening DPA : 1.01.1.01.01.20.017  melalui anggarkan murni, Pelaksanaan kegiatan ini tidak ada pungutan atau tarikan yang aneh-aneh  atau merugikan peserta tes. TIM penguji telah diberi kewenangan untuk menseleksi secara independent, akurat, selektif melalui tes administratrtif, pemaparan, wawancara dan diklat berdasarkan kompetensi yag dibutuhkan. ini adalah salah satu tujuan utamanya memunculkan kepala sekolah baru yang berkualitas dan handal, baik segi mentalitas, karakter, kecerdasan, penjiwaan leadersip sebagai calon manajer dilingkungannya yang muaranya dapat menjabarkan dan mengimplementasikan 8 standar baik SNP dan SPM sebagai tupoksinya.

Pesannya “Kepala Dinas” : pertama, tunjangan sertifikasi diberikan salah satu tujuannya adalah untuk pengembangan diri artinya untuk meningkatkan sumber daya manusia (guru) untuk peningkatan kualitas melalui mengikuti seminar, symposium, diklat atau kursus, dan untuk memiliki alat dukung, bahan ajar atau media pembelajaran seperti laptop, alat peraga, buku. Yang kedua, calon seleksi kepala sekolah harus paham dengan Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) beserta administrasi guru. baik regulasi/aturan, tata kelola yang setiap tahun berubah untuk wajib diikuti dan dipahami yang kemudian bisa untuk memberikan penjelasan kepada teman-teman guru dilingkungannya

Sumber : http://disdik.semarangkota.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *