Peningkatan Kompetensi Guru SD, SMP, SMA, SMK
Peningkatan Kompetensi Guru SD, SMP, SMA, SMK

Peningkatan Kompetensi Guru SD-SMP-SMA-SMK Kota Semarang 2016

Posted on

DISDIK-SEMARANG,. Kamis,(27/10) bertempat di SMKN 7 Kota Semarang. Pendidikan dan latihan peningkatan kompetensi guru SD, SMP, SMA, SMK Negeri dan Swasta diselenggarakan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari yang dimulai kamis-Sabtu, (27-29/10) yang dihadiri sebanyak 75 peserta, yang mempunyai kualifikasi dan kompetensi untuk dapat mengimplentasikan dan membantu Dinas pendidikan  sebagai tangan panjang untuk menyampaikan ilmu yang sudah didapat di pelatihan dengan meningkatkan kompetensi dan dapat mengajarkan ke teman-teman di lingkungan “sekolahnya”.

Pembukaan diawali laporan ketua panitia kegiatan oleh kasi P3TK Agni  Sri Wiryanti,SH.,MH.  Laporannya, bahwa kegiatan ini diakomodasi oleh APBD Kota Semarang sebagai narasumber yang berkompeten, yaitu alumnus guru berprestasi tingkat Nasional, praktisi pendidikan dan pejabat eselon III yang mempunyai kompetensi di bidanag mutu pendidikan. Materi yang disampaikan diantara K13 Permen 23/2015, Perlindungan hokum bagi guru, Guru Pembelajar, Media Pembelajaran berbasis TIK, Tupoksi guru Permen 20-24 Tahun 2016, Pembelajaran abad 21. PKG/PKB, Penumbuhan budi pekerti, KP/AK guru.

Dalam Kesempatannya Kepala Bidang PTK mewakili Kepala Dinas pembukaannya Drs. Hari Waluyo,MM menyampaikan, bahwa “Guru sedianya untuk berani mengubah minsed dan paradigma lama yaitu dengan menjadi guru yang asik, nyaman dan menyenangkan bagi peserta didiknya. Dengan mengutamakan pelayanan sebagai pendidik, kepada peserta didiknya untuk selalu mengikuti teknologi informasi yang semankin berkembang cepat sebagai dasar pengembangan pribadi dalam pengelolaan ilmu pengetahuan. Melalui pembelajaran yang melek Informasi dan teknologi maka, guru harus memahami tupoksinya dengan menyesuaikan kebutuhan pendidikan sebagai guru yang kreatif yang selalu berkembang”. *tandasnya.

Seksdin Dr.Soedjono,M.Si paprnya, paradigma pendidikan Nasional Abad 21 yang diterbitkan Badan Standar Nasional Pendidikan “BNSP” sesuai isi Pemendikbud No. 65 tahun 2013 tentang Standar Proses, pada prinsip pembelajaran sebagai acuan dasar berpikir dan bertindak guru dalam mengembangkan proses pembelajaran. Rumusan BNSP dalam 16 prinsip pembelajaran harus dipenuhi dalam proses pendidikan abad ke-21. Sedangkan Pemendikbud No. 65 tahun 2013 mengemukakan 14 prinsip pembelajaran, terkait dengan implementasi Kurikulum 2013. Keduanya untuk bisa dijadikan pedoman dan rujukan pengembangan pendidikan yang berkelanjutan. Dalam hal ini Kota Semarang berupaya mengikuti perkembangan jaman melalui Semarang digita Class “SDC” dimana komponennya melibatkan guru, siswa dan orang tua untuk saling membimbing, mengajarkan dan berinteraksi sosial. Alat teknologi informasi sebagai media pembelajaran bukan alat yang menakutkan dan berbahaya, jikalau ada pengawalan dan arahan pendidikan dari orang tua, guru baik mental dan spiritual edukasinya.*tegasnya.

Di sesi akhir kegiatan Agus Sutrisno.S.Pd.,M.Pd dalam materi Pendidikan Budi Pekerti sesuai Permendikbud No. 23 Th.2015 . Pentingnya nilai akhlak, moral serta budi luhur bagi semua warga negara kiranya tidak perlu diingkari. Negara atau suatu bangsa bisa runtuh karena pejabat dan sebagian rakyatnya berperilaku tidak bermoral. Sebaliknya sesuai tupoksi guru kita wajib memupuk, menumbuh kembangkan pendidikan budi pekerti ke peserta didik, dengan sikap yang santun, berinteraksi, gotong-royong yang diajarkan nilai-nilai Pancasila. Perilaku amoral akan memunculkan kerusuhan, keonaran, penyimpangan dan lain-lain yang menyebabkan kehancuran suatu bangsa. Oleh karena itu, nilai perlu diajarkan agar generasi sekarang dan yang akan datang mampu berperilaku sesuai dengan moral yang diharapkan. Yaitu terwujudnya manusia Indonesia yang bermoral, berkarakter, berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur merupakan tujuan dari pembangunan manusia Indonesia yang kemudian diimplementasikan ke dalam tujuan pendidikan nasional.

 

Sumber : http://disdik.semarangkota.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *