Monitoring UNBK PKBM Bangkit di SMK Islamic Centre Baiturrahman oleh Kabid Pembinaan PAUD dan PNF

Posted on

Semarang,-Ujian Nasional untuk Pendidikan kesetaraan pada tahun ini menggunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer atau sering di sebut UNBK. PKBM ( Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat ) Bangkit, salahsatu penyelenggara pendidikan kesetaraan kejar paket c di Kota Semarang mengadakan pelaksanaan UNBK di SMK Islamic Centre Baiturrahman Semarang dimana lokasi ujian nasional yang menentukan adalah dari Kemendikbud.

PKBM Bangkit mendaftarkan peserta didiknya berjumlah 23 orang tetapi dalam pelaksanaan UNBK yang datang hanya 22 orang di karenakan salahsatu pesertanya berhalangan hadir dikarenakan ada kepentingan keluarga. PKBM Bangkit juga mempunyai peserta yang termuda yaitu berumur 16 tahun.

PKBM Bangkit dan SMK Islamic Centre Baiturrahman Semarang selalu melakukan koordinasi untuk mempersiapkan Pelaksanaan UNBK.UNBK Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket C dilaksanakan pada tanggal 15 – 16 April dan 22 – 23 April 2017. Hadi Suprayitno, S.Pd, S.Pd.I penyelenggara kejar paket di PKBM Bangkit mengatakan bahwasanya PKBM Bangkit sangat terbantu dan mengucapkan banyak terimakasih kepada Kepala Sekolah, Proktor, Teknisi, Pengawas serta semua pihak di SMK Islamic Centre Baiturrahman yang telah memberikan Bantuan tenaga, fikiran serta fasilitas yang ada di SMK.

SMK Islamic Centre Baiturrahman Semarang mempunyai Fasilitas Komputer yang komplit dan Tenaga Ahli yang dapat di andalkan. Ibu Dra. Hj. Sri Tantowiyah, M.Pd Kepala Sekolah SMK Islamic Centre Baiturrahman juga sangat membantu dalam pelaksanaan UNBK Pendidikan Kesetaraan PKBM Bangkit.

Kemarin, Sabtu ( 22/17 ) UNBK Pendidikan Kesetaraan PKBM Bangkit mendapatkan kunjungan / monitoring dari salah satu Pejabat dari Dinas Pendidikan Kota Semarang yaitu Bapak Wahyudi Harso, S.H sebagai Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF.  Kedatangannya berkaitan dengan tugasnya sebagai salahsatu penanggung jawab pelaksanaan UNBK Pendidikan Kesetaraan di Kota Semarang. Bapak Wahyudi Harso, S.H sangat mengapresiasi dengan yang telah di lakukan oleh SMK Islamic Centre Baiturrahman dan PKBM Bangkit di karenakan peserta didik yang mengikuti Ujian Nasional 2 ( dua ) di antaranya adalah Narapidana dari Lapas Kedungpane sehingga memerlukan tenaga yang ekstra untuk melakukan pelaksanaan UNBK. Bapak Wahyudi Harso, S.H juga menyempatkan diri untuk melakukan foto bersama dengan warga belajar kejar paket c PKBM Bangkit setelah mereka menyelesaikan Ujian Sesi Kedua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *